VISI

  1. Membongkar, mengungkap dan mendokumen-tasikan Rahasia Alam Semesta
  2. Memanfaatkan hasil-hasil temuan ilmiahnya (konsep, aturan, hukum, asas dan teori) untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia meliputi segi jasmani maupun rohani dalam interaksinya dengan alam sekitarnya

MISI

  1. Eksplorasi gejala-gejala alam sebagai pertanda eksistensi Tuhan Yang Maha Esa secara ilmiah (mengikuti metodologi Keilmuan) meliputi aspek kualitatif maupun kuantitatifnya
  2. Klarifikasi, penataan dan dokumentasi butir di atas
  3. Identifikasi dan penyelesaian masalah diikuti ekstrapolasi cakupan solusinya secara paradigmatik
  4. Penafsiran, implementasi, aplikasi dan pengem-bangan hasil-hasil paradigma secara berkesinam-bungan guna mencapai visi fisika

TUJUAN PENDIDIKAN SARJANA FISIKA
Tujuan pendidikan program Sarjana Fisika adalah mengupayakan agar lulusan program ini memiliki kemampuan dasar sarjana Fisika, yaitu perilaku berikut :

  • Learning to know
    1. kemampuan pada taraf awal untuk menggunakan deduksi matematis berdasar sosok pengetahuan fisika yang telah ada guna menjelaskan gejala / fakta empiris
    2. memahami bagaimana teori digunakan untuk meramalkan fakta baru
  • Learning to do
    1. kemampuan menggunakan sistem pengamatan (observasi) yang terdiri atas sistem peralatan fisika untuk menguji teori melalui proses induksi statistik berdasar pada hasil observasi
    2. kemampuan menerapkan ilmunya pada bidang-bidang yang memerlukan dasar fisika serta mengikuti perkembangan keilmuan fisika melalui literatur
  • Learning to be
    1. memiliki wawasan MIPA yang luas sehingga dapat menjelaskan berbagai gejala alam sehari-hari,secara profesional
    2. kemampuan membantu masyarakat umum dalam memahami berbagai gejala alam maupun perkembangan ilmu dan teknologi
  • Learning to live together
    1. memiliki wawasan sosial budaya agar dapat berperan aktif sebagai seorang intelektual dalam masyarakat umum melalui profesinya

KOMPETENSI LULUSAN
Kompetensi lulusan seharusnya disusun berdasarkan ciri-ciri yang esensial dari fisika. Tentu saja apa yang merupakan ciri-ciri esensial dari fisika, yang merupakan masalah filosofis, tidak mudah untuk
ditentukan. Namun ada beberapa ciri yang tampaknya bisa disepakati sebagian besar anggota masyarakat fisika. Beberapa di antara ciri-ciri itu adalah

  • Fisika mencakup aktivitas-aktivitas pengamatan, pemahaman dan peramalan atau prediksi terhadap gejala-gejala alam yang diwujudkan dalam bentuk teori, komputasi dan eksperimen,dimana ketiga bentuk ini merupakan komplementasi yang tidak bisa saling dipisahkan
  • Fisika memanfaatkan matematika sebagai bahasa dan alat untuk berjalan [dalam teori] dari postulat menuju proposisi-proposisi eksperimental sehingga bisa dilakukan pembandingan dengan hasil eksperimen
  • Fisika merupakan ilmu empiris sehingga tidak bisa lepas dari ketrampilan melakukan eksperimen.Di samping itu karena fisika mempelajari gejala-gejala alam yang sangat mendasar, misalnya
    partikel elementer penyusun segala materi dan jagad raya, maka tidak bisa lepas juga dari kemampuan berpikir secara filosofis
  • Fisika membawa manfaat dalam pengembangan pribadi misalnya kemampuan memecahkan masalah, kemampuan berpikir logis dan analitis serta kemampuan untuk mandiri

Dalam rangka itu maka kompetensi yang akan dicapai bagi lulusan program studi fisika adalah:

  1. Pengetahuan dan pemahaman
    • Paham tentang prinsip dasar, perkembangan dan penerapan fisika (K1)
    • Paham bahwa fisika tidak bisa dipisahkan dari matematika (K2)
    • Paham pentingnya pengalaman eksperimen (K3)
  2. Ketrampilan Fisika
    • Mampu merumuskan dan memecahkan masalah fisika (K4)
    • Mampu merencanakan, melakukan, melaporkan eksperimen (K5)
    • Mampu menggunakan matematika untuk memerikan gejala fisika (K6)
  3. Ketrampilan Dapat-Alih (Transferable Skill)
    • Ketrampilan penyelesaian masalah (K7)
    • Ketrampilan penelitian (K8)
    • Ketrampilan komunikasi (K9)
    • Ketrampilan analisis (K10)
    • Ketrampilan teknologi informas (K11)
  4. Sikap atau ketrampilan personal, misalnya : bekerja mandiri, inisiatif, mengatur diri, interaksi positif dengan orang lain, menjunjung tinggi norma, agama dan etika profesi (K12)