Universitas Gadjah Mada kembali membuktikan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia dengan menorehkan prestasi gemilang pada ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA) Tingkat Nasional 2025. Pada kompetisi bergengsi yang diselenggarakan pada 16–20 November 2025 di Universitas Padjadjaran, UGM berhasil meraih gelar Juara Umum ONMIPA 2025 dengan total perolehan 6 medali emas, 1 medali perak, 6 medali perunggu, serta 1 honorable mention.
SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur
Departemen Fisika FMIPA Universitas Gadjah Mada kembali mengadakan kegiatan Guest Lecturer sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan wawasan global dan memperkaya pengalaman akademik mahasiswa serta dosen. Pada tanggal 13 November 2025, bertempat di Ruang Sidang 1, Departemen Fisika, FMIPA UGM, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Kyushu Institute of Technology, yakni Prof. Jin Nakamura.
Kegiatan Visitasi Audit Mutu Internal (AMI) 2025 di Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Gadjah Mada telah dilaksanakan pada Senin, 13 Oktober 2025. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 08.00 – 12.00 WIB di Ruang Sidang I Lantai. 2 Gedung E / Gedung Departemen Fisika FMIPA UGM.
Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) kembali menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum (General Lecture) dengan menghadirkan Prof. Dr. Ariando dari Department of Physics, National University of Singapore (NUS) sebagai narasumber. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 10 Oktober 2025, bertempat di Ruang Sidang I, Departemen Fisika FMIPA UGM, dan berlangsung dari pukul 13.00 hingga 15.30 WIB.
Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) telah menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum (General Lecture) pada Kamis, 25 September 2025, dengan menghadirkan Prof. Dr.rer.nat. Bobby Eka Gunara, S.Si., M.Si. dari Program Studi Fisika, Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai narasumber. Acara ini berlangsung di Ruang Sidang I, Departemen Fisika FMIPA UGM, mulai pukul 08.30 hingga 10.00 WIB.
Pengakuan yang diberikan kepada Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si. dan Prof. Dr. Eng. Edi Suharyadi, S.Si., M.Eng. sebagai bagian dari World’s Top 2% Scientists 2025 oleh Stanford University dan Elsevier BV merupakan sebuah pencapaian luar biasa yang membanggakan, tidak hanya bagi Departemen Fisika UGM, tetapi juga bagi Indonesia. Daftar ini mengakui 2% ilmuwan paling berpengaruh di dunia dalam kategori Single-Year achievement yang disusun berdasarkan analisis publikasi ilmiah, sitasi, dan dampak penelitian dalam skala global, sehingga masuk dalam daftar tersebut menunjukkan konsistensi dan kualitas karya akademik yang dihasilkan. Informasi lengkap mengenai pemeringkatan oleh elsevier juga dapat diakses pada link berikut: (https://elsevier.digitalcommonsdata.com/datasets/btchxktzyw/8)
Kelompok Bidang Keahlian (KBK) Fisika Material dan Instrumentasi Departemen Fisika FMIPA Universitas Gadjah Mada kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) pada Rabu, 6 Agustus 2025. Kegiatan yang mengusung tema Tahun Internasional Sains dan Teknologi Kuantum: Membangun Masa Depan Karier dan Finansial dengan Fisika ini bertempat di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta dan diikuti oleh 60 siswa kelas XI dan XII yang memiliki minat besar dalam bidang fisika.
Acara dibuka dengan sambutan Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Drs. H. Heri Nugroho, M.Pd., dilanjutkan oleh sambutan dari Ketua Departemen Fisika UGM, Prof. Dr.Eng. Edi Suharyadi, M.Eng. Dalam sambutannya, Prof. Edi menyampaikan pentingnya peran Fisika dalam menghadapi perkembangan zaman serta menjelaskan profil Departemen Fisika UGM beserta berbagai peluang pendidikan dan riset yang tersedia.
Kegiatan utama dikemas dalam bentuk talkshow interaktif dengan menghadirkan narasumber dari jajaran dosen Departemen Fisika UGM. Ketua kegiatan, Dr. Muhamad Darwis Umar, S.Si., M.Si., turut hadir bersama 10 dosen lainnya untuk memberikan inspirasi dan motivasi kepada para peserta siswa.
Dalam sesi talkshow, Dr.Eng. Ahmad Kusumaatmaja, S.Si., M.Sc. memaparkan perbedaan antara ranah Fisika dan Teknik, khususnya dalam kaitannya dengan dunia industri modern. Beliau menekankan bahwa perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) pada dasarnya sangat bergantung pada fondasi ilmu fisika dan matematika. Antusiasme siswa terlihat kala muncul pertanyaan kritis, seperti “apakah profesi di bidang medis akan tergantikan oleh AI?” Diskusi pun berkembang pada tren riset terbaru di China yang mengembangkan robot bedah dan teknologi Physical AI.
Menanggapi hal tersebut, Prof. Dr.Eng. Yusril Yusuf, S.Si., M.Si., M.Eng., menjelaskan bahwa transformasi teknologi seperti Physical AI dan Robotic AI berpotensi membawa dampak signifikan pada berbagai profesi. Meski demikian, menurut beliau, peran manusia sebagai inovator dan pengendali utama teknologi tetap tidak dapat tergantikan sepenuhnya. Karena itu, penguasaan ilmu dasar seperti fisika menjadi modal penting untuk dapat beradaptasi dan sukses di masa depan.
Melalui kegiatan PKM ini, KBK Fisika Material dan Instrumentasi UGM berharap dapat memperluas wawasan siswa mengenai masa depan pendidikan, karier, dan finansial di era teknologi kuantum dan AI, sekaligus membangun minat generasi muda untuk terus berprestasi dan berinovasi di bidang fisika.
Acara PKM dibagi menjadi dua sesi kegiatan. Sesi pertama diawali dengan sambutan dari Ketua Departemen Fisika UGM, Prof. Dr.Eng. Edi Suharyadi, M.Eng., yang memperkenalkan Departemen Fisika UGM secara umum, mulai dari program studi, kegiatan penelitian, hingga peluang karier lulusan fisika. Untuk menyemarakkan suasana, para siswa diajak bermain games interaktif melalui platform Kahoot dengan pertanyaan seputar fisika dasar. Sesi ini disambut antusias oleh siswa-siswi SMA N 8 Yogyakarta yang bersemangat menjawab dan bersaing dalam suasana yang edukatif dan menyenangkan.
Selanjutnya, sesi talkshow menjadi inti dari kegiatan PKM kali ini, dipandu oleh moderator Dr.Sc. Ari Dwi Nugraheni, S.Si., M.Si. Narasumber utama, Prof. Dr.Eng. Kuwat Triyana, M.Si., memaparkan tentang pentingnya jiwa entrepreneur di bidang fisika dan membahas peluang kerja lulusan fisika, termasuk kesempatan berkarier di bidang semikonduktor di Taiwan. Beliau juga menyinggung program Fisika Industri yang ada di Departemen Fisika UGM, di mana mahasiswa dibekali kuliah berbasis industri dan diterjunkan langsung ke lapangan sebagai bentuk implementasi nyata ilmu fisika.
Dalam sesi lanjutan, Prof. Dr.Eng. Yusril Yusuf, S.Si., M.Si., M.Eng. menyampaikan informasi terkait fasilitas penelitian dan jejaring kerja sama internasional Departemen Fisika UGM. Kemudian, Dr.Eng. Ahmad Kusumaatmaja, S.Si., M.Sc. memberikan penjelasan mengenai Program Studi Fisika dan pengenalan Program International Undergraduate Program (IUP) Fisika. Sesi dilanjutkan dengan pemaparan dari Moh. Adhib Ulil Absor, S.Si., M.Sc., Ph.D., yang menyampaikan penjelasan menarik tentang bagaimana konsep kuantum bekerja dalam kehidupan sehari-hari.
Antusiasme peserta semakin terlihat dalam sesi tanya jawab. Salah satu siswa bertanya mengenai perbedaan antara jurusan MIPA dan Teknik, yang dijawab secara komprehensif oleh para narasumber, memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang prospek dan keunikan masing-masing bidang.
Kegiatan PKM ini menjadi wujud nyata kontribusi Departemen Fisika UGM dalam mendekatkan dunia pendidikan tinggi kepada siswa sekolah menengah serta membuka wawasan tentang pentingnya sains fisika dalam membangun masa depan karier dan finansial di era teknologi kuantum.
Workshop ini menghadirkan dua narasumber ahli di bidang NDT, yakni Baskan Hanurajie, M.Eng. (ISO-9712 NDT Level III) dan Awang Darmawan (President Director PT Spektra Megah Semesta). Selama dua hari, peserta memperoleh materi teori serta praktik langsung enam metode utama NDT: Phased Array Ultrasonic Test (PAUT), Magnetic Particle Test (MT), Liquid Penetrant Test (PT), Ultrasonic Thickness Measurement (UT), Eddy Current Test (ET), dan Hardness Test (HT), yang dipandu oleh instruktur dari PT Spektra Megah Semesta.
Acara ini diadakan di Auditorium RMJT Soehakso, Departemen Fisika UGM (A106-A107), dan dihadiri oleh akademisi, peneliti, serta mahasiswa yang antusias untuk memperluas pengetahuan mereka di bidang ilmu material dan teknologi canggih.
Kuliah Umum Kuliah umum yang menjadi puncak acara ini menghadirkan tiga pembicara dari NAIST Jepang:
1. Prof. Hiroyuki Katsuki yang membahas topik Modification of material properties by forming polaritonic states. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bagaimana pembentukan keadaan polaronik dapat memodifikasi sifat material, yang berpotensi untuk diterapkan dalam berbagai industri.
2. Prof. Mikiya Fujii yang mengangkat tema Data-Driven Materials Science: How AI and Machine Learning Transform Research in Materials Science. Prof. Fujii menyampaikan tentang bagaimana kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin telah mengubah cara penelitian dalam ilmu material dan bagaimana teknologi ini dapat membentuk masa depan industri.
3. Assoc. Prof. Yaxiaer Yalikun yang memaparkan topik Advancing Micro & Nano-Scale Material Processing with Ultra-Short Pulse Lasers. Beliau berbagi wawasan tentang kemajuan dalam pengolahan material mikro dan nano menggunakan teknologi laser pulsa ultra-pendek, yang memiliki potensi besar dalam berbagai bidang teknologi
Setelah kuliah umum pengurus program studi Doktor Fisika melakukan diskusi kerjasama antara Departemen Fisika UGM dan NAIST terkait pembentukan program Double Degree untuk jenjang Doktor (S3). Program ini diharapkan dapat memperkuat hubungan akademik kedua institusi dan membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman internasional yang berharga, serta meningkatkan kualitas riset di bidang ilmu material dan teknologi.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, delegasi dari NAIST juga melakukan kunjungan ke laboratorium-laboratorium di Departemen Fisika UGM. Kunjungan ini bertujuan untuk menjajaki kemungkinan kolaborasi lebih lanjut dalam penelitian dan pengembangan teknologi, khususnya dalam bidang ilmu material
Acara ini merupakan kesempatan emas bagi semua peserta untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang tren terbaru dalam ilmu material dan teknologi serta membuka pintu bagi kerjasama internasional yang lebih erat antara UGM dan NAIST.
Penulis : Ahmad Fathan
Foto : Tim Dokumentasi