Arsip:

SDG 17 : Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Workshop Sinergi Berkelanjutan Departemen Fisika: Transisi Kepengurusan, Apresiasi Dedikasi, dan Inovasi Masa Depan

Departemen Fisika menyelenggarakan kegiatan Workshop Sinergi Berkelanjutan: Transisi Kepengurusan, Mengapresiasi Dedikasi, dan Membangun Inovasi Departemen Fisika pada 9–10 Januari 2026 bertempat di Ruang Ballroom Kalimasada, Griya Persada Convention Hotel & Resort, Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan periode 2021–2026, memperkuat sinergi antarprogram studi, serta merumuskan langkah strategis pengembangan Departemen Fisika ke depan. read more

Dua Mahasiswa Magister Fisika UGM Ikuti Sakura Science Program di Mie University, Jepang

Yogyakarta — Dua mahasiswa Program Magister Fisika Angkatan 2024 Ganjil, Departemen Fisika FMIPA Universitas Gadjah Mada, Rafiqa Wulandani dan Rafli Fandu Ramadhani, mengikuti Sakura Science Exchange Program yang diselenggarakan di Mie University, Jepang, pada 2–4 Desember 2025. Program ini merupakan kegiatan pertukaran internasional yang didukung penuh oleh Japan Science and Technology Agency (JST) dalam rangka penguatan kapasitas riset dan kolaborasi global.Kesempatan ini terwujud melalui kerja sama riset yang telah terbangun erat antara Prof. Edi Suharyadi (Kelompok Riset ES-Club, Fisika UGM) dan Prof. Kohji Nakamura (Graduate School of Engineering, Mie University) khususnya dalam bidang material fungsional, nanostruktur, dan sensor Surface Plasmon Resonance (SPR). Seleksi peserta dilakukan secara internal di kelompok riset ES-Club berdasarkan fokus penelitian, serta potensi kolaborasi ke depan.
Program tahun ini mengangkat tema “First-principles materials design training program for the development of energy-conversion materials.” Selama kegiatan, para peserta memperoleh pelatihan komputasi lanjutan, mulai dari instalasi perangkat dan software scientific (conda, gfortran, FLAPW), pengenalan perhitungan first-principles, hingga simulasi material seperti Si-diamond dan CsPbX (X=I, Br, Cl) perovskite. Peserta juga diberi kesempatan untuk melakukan demo perhitungan terhadap material penelitian masing-masing, termasuk topik SPR eksperimental yang tengah dikembangkan oleh mahasiswa UGM.

Selain kegiatan akademik, program ini juga diisi dengan kunjungan industri ke Hikari-Kikai Seisakusyo Co. Ltd., serta aktivitas pertukaran budaya melalui kunjungan ke Okage-Yokocyo Street dan Ise Grand Shrine, salah satu situs spiritual tertua di Jepang. Interaksi dengan mahasiswa dari Jepang, Indonesia (UGM & ITB), Maroko (UMI), dan Senegal (UGB) turut memperluas jejaring ilmiah internasional.

Bagi Rafiqa, pengalaman ini memberikan pemahaman penting mengenai integrasi antara eksperimen dan teori. “Sebagai kunjungan pertama saya ke Jepang, saya sangat terkesan dengan lingkungan yang tertata rapi, budaya kerja yang disiplin, serta suasana akademik yang hangat dan suportif, bahkan di tengah udara musim dingin. Datang dari latar belakang yang lebih eksperimental, dunia komputasi material sebelumnya terasa cukup asing bagi saya. Melalui program ini, saya mendapat gambaran yang lebih jauh tentang bagaimana pemodelan dan simulasi dapat digunakan untuk merancang dan memprediksi sifat material, sekaligus melihat langsung bagaimana kerja tim lintas negara memperkaya proses riset. Saya sangat berterima kasih kepada JST, Mie University, dan UGM atas kesempatan berharga untuk menjadi bagian dari Sakura Science Program ini,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Rafli menyampaikan apresiasinya terhadap kesempatan yang diberikan.
“Kesempatan ini sungguh luar biasa. Pertama kali ke Jepang, kami belajar banyak, bertemu teman-teman baru, dan merasakan keramahan semua orang di tengah musim dingin. Program ini membuka wawasan saya tentang komputasi material dan pentingnya kolaborasi riset internasional. Saya sangat berterima kasih khususnya kepada Prof Edi dan Prof Nakamura atas kesempatan yang diberikan dan berharap bisa kembali suatu hari nanti,” tutur Rafli.
Program ini ditutup dengan presentasi singkat tiap kelompok negara, diskusi bersama kelompok, serta penyerahan sertifikat resmi dari JST sebagai bentuk penyelesaian kegiatan.
Melalui partisipasi dalam program ini, Rafiqa dan Rafli berharap semakin banyak mahasiswa Departemen Fisika UGM yang dapat berpartisipasi dalam kerja sama riset internasional demi mendukung peningkatan daya saing global di bidang sains dan teknologi.

Guest Lecturer : Prof. Jin Nakamura dari Kyushu Institute of Technology

Departemen Fisika FMIPA Universitas Gadjah Mada kembali mengadakan kegiatan Guest Lecturer sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan wawasan global dan memperkaya pengalaman akademik mahasiswa serta dosen. Pada tanggal 13 November 2025, bertempat di Ruang Sidang 1, Departemen Fisika, FMIPA UGM, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Kyushu Institute of Technology, yakni Prof. Jin Nakamura. read more

Kuliah Umum: Prof. Dr. Ariando (National University of Singapore) Bahas Fisika dan Aplikasi Material Kuantum di Departemen Fisika UGM

Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) kembali menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum (General Lecture) dengan menghadirkan Prof. Dr. Ariando dari Department of Physics, National University of Singapore (NUS) sebagai narasumber. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 10 Oktober 2025, bertempat di Ruang Sidang I, Departemen Fisika FMIPA UGM, dan berlangsung dari pukul 13.00 hingga 15.30 WIB. read more

Kuliah Umum: Prof. Dr.rer.nat. Bobby Eka Gunara, S.Si., M.Si. dari Fisika, Institut Teknologi Bandung (ITB)

Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) telah menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum (General Lecture) pada Kamis, 25 September 2025, dengan menghadirkan Prof. Dr.rer.nat. Bobby Eka Gunara, S.Si., M.Si. dari Program Studi Fisika, Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai narasumber. Acara ini berlangsung di Ruang Sidang I, Departemen Fisika FMIPA UGM, mulai pukul 08.30 hingga 10.00 WIB. read more

Dosen Fisika UGM masuk dalam Worlds Top 2% Scientist 2025: Bukti Prestasi, Inspirasi Negeri

Pengakuan yang diberikan kepada Prof. Dr. Eng. Kuwat Triyana, M.Si. dan Prof. Dr. Eng. Edi Suharyadi, S.Si., M.Eng. sebagai bagian dari World’s Top 2% Scientists 2025 oleh Stanford University dan Elsevier BV merupakan sebuah pencapaian luar biasa yang membanggakan, tidak hanya bagi Departemen Fisika UGM, tetapi juga bagi Indonesia. Daftar ini mengakui 2% ilmuwan paling berpengaruh di dunia dalam kategori Single-Year achievement  yang disusun berdasarkan analisis publikasi ilmiah, sitasi, dan dampak penelitian dalam skala global, sehingga masuk dalam daftar tersebut menunjukkan konsistensi dan kualitas karya akademik yang dihasilkan. Informasi lengkap mengenai pemeringkatan oleh elsevier juga dapat diakses pada link berikut: (https://elsevier.digitalcommonsdata.com/datasets/btchxktzyw/8) read more

Southeast Asian Workshop on Nuclear and Hadron Physics (SEANHP 2025)

Departemen Fisika, Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan bangga menyelenggarakan Southeast Asian Workshop on Nuclear and Hadron Physics (SEANHP 2025) pada tanggal 19 hingga 21 Agustus 2025 di kampus UGM, Yogyakarta. Workshop ini bertujuan menjadi wadah pertemuan ilmiah bagi para peneliti, akademisi, mahasiswa, dan profesional dari kawasan Asia Tenggara untuk berdiskusi dan berbagi pengetahuan terkait perkembangan mutakhir di bidang fisika nuklir dan hadron.

📍 Yogyakarta, 19–21 Agustus 2025
🏫 Lokasi: Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Acara ini dibuka secara resmi oleh perwakilan pimpinan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM, serta menghadirkan para pembicara utama dari berbagai institusi terkemuka di dalam dan luar negeri. Dalam workshop ini, peserta mengikuti berbagai sesi pemaparan hasil penelitian dan diskusi ilmiah yang mencakup topik-topik seperti:
a. Spektroskopi dan struktur hadron
b. Hadron dalam materi nuklir
c. Struktur dan reaksi nuklir
d. Astrofisika nuklir

Selain sesi utama, SEANHP 2025 juga menyediakan ruang kolaborasi dan networking bagi peserta, termasuk sesi poster untuk mahasiswa dan ilmuwan muda.

Daftar Pembicara SEANHP 2025

SEANHP 2025 menghadirkan para pembicara yang merupakan ilmuwan dan peneliti terkemuka di bidang fisika nuklir dan hadron dari berbagai institusi internasional dan nasional, yang akan membagikan hasil riset serta wawasan mereka kepada komunitas ilmiah.

1. Adnan Bashir (IFM-UMSNH, Meksiko)
2. Ahmad Jafar Arifi (Japan Atomic Energy Agency, Jepang)
3. Apriadi Salim Adam (BRIN, Indonesia)
4. Chalis Setyadi (Universitas Gadjah Mada, Indonesia)
5. Daiki Suenaga (Nagoya University, Jepang)
6. Daris Samart (Khon Kaen University, Thailand)
7. Di-Lun Yang (Academia Sinica, Taiwan)
8. Heribertus Bayu Hartanto (APCTP, Korea Selatan)
9. Hyeondong Son (Inha University, Korea Selatan)
10. Ilham Prasetyo (Sampoerna University, Indonesia)
11. Jingle Magallanes (Mindanao State University, Filipina)
12. Kiyoshi Tanida (Japan Atomic Energy Agency, Jepang)
13. Lucas Happ (RIKEN Nishina Center, Jepang)
14. Narinder Kumar (Doaba College Jalandhar, India)
15. Norhasliza Yusof (Universiti Malaya, Malaysia)
16. Parada T. P. Hutauruk (Pukyong National University, Korea Selatan)
17. Philipp Gubler (Japan Atomic Energy Agency, Jepang)
18. Sang-in Shim (RCNP, The University of Osaka, Jepang)
19. Tomona Kinugawa (RIKEN Nishina Center, Jepang)
20. Zulkaida Akbar (BRIN, Indonesia)

SEANHP 2025 diharapkan menjadi tonggak penting dalam penguatan jejaring ilmiah kawasan Asia Tenggara dalam bidang fisika nuklir dan hadron. Kolaborasi yang terjalin melalui forum ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan pengembangan sumber daya manusia di kawasan.

Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, serta kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi secara aktif.

#SEANHP2025 #Physics #JogjaIndonesia

PKM KBK Fisika Material Fungsional di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta

KBK Fisika Material dan Instrumentasi UGM Gelar PKM di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta: Mengenal Quantum, Karier dan Finansial dalam Sans Fisika

Kelompok Bidang Keahlian (KBK) Fisika Material dan Instrumentasi Departemen Fisika FMIPA Universitas Gadjah Mada kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) pada Rabu, 6 Agustus 2025. Kegiatan yang mengusung tema Tahun Internasional Sains dan Teknologi Kuantum: Membangun Masa Depan Karier dan Finansial dengan Fisika ini bertempat di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta dan diikuti oleh 60 siswa kelas XI dan XII yang memiliki minat besar dalam bidang fisika.

Acara dibuka dengan sambutan Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Drs. H. Heri Nugroho, M.Pd., dilanjutkan oleh sambutan dari Ketua Departemen Fisika UGM, Prof. Dr.Eng. Edi Suharyadi, M.Eng. Dalam sambutannya, Prof. Edi menyampaikan pentingnya peran Fisika dalam menghadapi perkembangan zaman serta menjelaskan profil Departemen Fisika UGM beserta berbagai peluang pendidikan dan riset yang tersedia.
Kegiatan utama dikemas dalam bentuk talkshow interaktif dengan menghadirkan narasumber dari jajaran dosen Departemen Fisika UGM. Ketua kegiatan, Dr. Muhamad Darwis Umar, S.Si., M.Si., turut hadir bersama 10 dosen lainnya untuk memberikan inspirasi dan motivasi kepada para peserta siswa.
Dalam sesi talkshow, Dr.Eng. Ahmad Kusumaatmaja, S.Si., M.Sc. memaparkan perbedaan antara ranah Fisika dan Teknik, khususnya dalam kaitannya dengan dunia industri modern. Beliau menekankan bahwa perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) pada dasarnya sangat bergantung pada fondasi ilmu fisika dan matematika. Antusiasme siswa terlihat kala muncul pertanyaan kritis, seperti “apakah profesi di bidang medis akan tergantikan oleh AI?” Diskusi pun berkembang pada tren riset terbaru di China yang mengembangkan robot bedah dan teknologi Physical AI.

Menanggapi hal tersebut, Prof. Dr.Eng. Yusril Yusuf, S.Si., M.Si., M.Eng., menjelaskan bahwa transformasi teknologi seperti Physical AI dan Robotic AI berpotensi membawa dampak signifikan pada berbagai profesi. Meski demikian, menurut beliau, peran manusia sebagai inovator dan pengendali utama teknologi tetap tidak dapat tergantikan sepenuhnya. Karena itu, penguasaan ilmu dasar seperti fisika menjadi modal penting untuk dapat beradaptasi dan sukses di masa depan.

Melalui kegiatan PKM ini, KBK Fisika Material dan Instrumentasi UGM berharap dapat memperluas wawasan siswa mengenai masa depan pendidikan, karier, dan finansial di era teknologi kuantum dan AI, sekaligus membangun minat generasi muda untuk terus berprestasi dan berinovasi di bidang fisika.