Workshop Pengajaran, Penelitian, dan Pengisian Sistem OBA Departemen Fisika

Pada hari Rabu, 28 Januari 2026, Departemen Fisika menyelenggarakan kegiatan Workshop Pengajaran dan Penelitian, serta Pengisian Sistem Outcome-Based Assessment (OBA) yang bertempat di Ruang Sidang 1 Departemen Fisika. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB dan diikuti oleh seluruh dosen di lingkungan Departemen Fisika.

Workshop ini merupakan bagian dari agenda strategis departemen dalam rangka penguatan tata kelola akademik serta peningkatan mutu pendidikan tinggi yang berkelanjutan. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat integrasi antara pelaksanaan pengajaran, pengembangan penelitian, serta implementasi sistem evaluasi berbasis luaran (Outcome-Based Education/OBE) melalui pengisian sistem OBA secara tepat dan sistematis.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Departemen Fisika Prof. Sholihun, S.Si., M.Sc., Ph.D.Sc., yang dalam sambutannya menekankan bahwa peningkatan kualitas akademik tidak hanya bergantung pada proses pembelajaran di kelas, tetapi juga pada konsistensi dalam pengelolaan penelitian serta akurasi pelaporan dan dokumentasi capaian pembelajaran. Disampaikan pula bahwa sistem OBA memiliki peran penting dalam memastikan keselarasan antara Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), serta metode evaluasi yang diterapkan.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti sesi diskusi dan pendampingan terkait optimalisasi pengisian sistem OBA sebagai bagian dari sistem penjaminan mutu internal. Kegiatan ini juga menjadi forum refleksi bersama untuk mengevaluasi praktik pengajaran yang telah berjalan, sekaligus merumuskan langkah-langkah perbaikan dan penguatan di masa mendatang.

Selain membahas aspek pengajaran dan sistem OBA, workshop ini juga secara khusus menyoroti penguatan bidang penelitian sebagai bagian integral dari tridarma perguruan tinggi. Pada sesi pembahasan penelitian, peserta melakukan peninjauan terhadap arah dan strategi pengembangan riset di lingkungan Departemen Fisika. Diskusi difokuskan pada peningkatan produktivitas publikasi ilmiah, penguatan kolaborasi riset di tingkat nasional maupun internasional, serta integrasi hasil penelitian ke dalam proses pembelajaran.

Para dosen turut berbagi best practices dalam pengelolaan hibah penelitian, penyusunan roadmap riset, serta strategi peningkatan kualitas dan kuantitas luaran penelitian yang berdampak. Ditekankan pula pentingnya keselarasan antara bidang kepakaran dosen dengan peta jalan penelitian departemen agar pengembangan riset berjalan secara terarah, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL).

Lebih lanjut, penelitian diposisikan sebagai fondasi akademik yang memperkaya materi ajar melalui pendekatan research-based learning. Integrasi penelitian dalam pembelajaran diharapkan mampu meningkatkan daya kritis mahasiswa, memperkuat budaya ilmiah, serta mendorong keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan riset dosen.

Dalam sesi pendampingan, peserta juga diarahkan untuk mendokumentasikan luaran penelitian secara sistematis sebagai bagian dari pelaporan kinerja akademik dan dukungan terhadap proses akreditasi serta evaluasi institusional. Penekanan diberikan pada konsistensi pencatatan publikasi, perolehan hak kekayaan intelektual, luaran pengabdian berbasis riset, serta keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan penelitian sebagai indikator mutu akademik.

Suasana workshop berlangsung aktif dan partisipatif. Para dosen terlibat dalam dialog konstruktif mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam implementasi pembelajaran berbasis luaran, integrasi kegiatan penelitian dalam proses akademik, serta pentingnya konsistensi dokumentasi akademik sebagai bagian dari persiapan akreditasi dan evaluasi institusional.

Melalui kegiatan ini, Departemen Fisika menegaskan komitmennya dalam membangun budaya akademik yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada mutu. Diharapkan workshop ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pengajaran dan penelitian, sekaligus memastikan implementasi sistem OBA berjalan secara efektif, terstruktur, dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapan agar sinergi antara pengajaran, penelitian, dan sistem penjaminan mutu dapat terus diperkuat demi mendukung pencapaian visi dan misi Departemen Fisika.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses