Pada hari Rabu, 22 Maret 2017, Departemen Fisika menerima kunjungan dari dua perwakilan Liverpool John Moores University (LJMU), Dr. Sud Sudirman dan Dr. Helen Jermak. Kunjungan ini bertujuan untuk saling memperkenalkan diri dan membuka jalan bagi kemungkinan kolaborasi penelitian dalam bidang Komputasi Astrofisika di kemudian hari.

Dr. Sud Sudirman selaku dosen senior Departemen Ilmu Komputer LJMU memperkenalkan pusat penelitian PROTECT Research Centre yang menaungi empat grup riset di departemen tersebut. Salah satu dari grup riset tersebut adalah Apllied Computing Research Group yang juga melakukan analisis dan visualisasi data dari data-data saintifik.

Selanjutnya, Dr. Hellen Jermak dari Astrophysics Research Institute LJMU memperkenalkan proyek Liverpool Telescope II. Setelah berhasil dengan proyek Liverpool Telescope (LT), LJMU sedang mengembangkan teleskop robot baru, yaitu Liverpool Telescope II dengan ukuran cermin utama 4 m, dua kali lebih besar dari LT.

Dekade yang akan datang adalah era penting bagi dunia astronomi ditandai dengan hadirnya fasilitas seperti LSST (2021), SKA (2020), CTA (2023), Gaia (2020), dan yang lainnya. LJMU berpikir ini adalah waktu yang tepat untuk membangun LT II. Sebagai teleskop robot, LT II akan mampu memberi reaksi dari fenomena tak terduga juga menangkap gejala yang cepat memudar seperti radiasi ledakan sinar gamma. Dengan ukuran 4 m, ia mampu mendapatkan spektroskopi infrared/optik dari objek-objek lemah. LT II dibangun di lokasi yang sama dengan LT, La Palma, dan akan digunakan pertama kali pada tahun 2022.